Minggu, 01 Desember 2019

BIDANG BIMBINGAN DALAM BK


Assalamualaikum..
Bimbingan dan konseling merupakan bantuan yang diberikan kepada seseorang yang profesional terhadap seseorang berupa bantuan untuk mengentaskan KES-T nya dan mengembangkan KES nya dengan 10 Layanan, 8 Bidang Bimbingan, dan 6 Kegiatan Pendukung. Setiap layanan yang diberikan mengedepankan 12 asas Bimbingan dan konseling antara lain Asas Kerahasian dan Asas Keterbukaan agar dapat menyelesaikan atau mengembangnya baik KES-T nya ataupun KES dari klien. 
Nah, di blog ini kami dari Kelompok 6 yang terdiri dari 3 Mahasiswi Universitas Indraprasta PGRI yaitu Aqmarina Syafira (201601500364), Sulastri (201601500324), dan Yunianti Wulandari (201601500330) akan membahas seputar 4 Bidang Bimbingan yang ada pada Bimbingan dan Konseling yaitu, Bidang Bimbingan Pribadi, Bidang Bimbingan Sosial, Bidang bimbingan Belajar, dan Bidang Bimbingan Karir.

Setiap Bidang Bimbingan memerlukan pemberian bantuan yang tepat sesuai dengan kesiapan klien pada saat proses konseling atau pada saat pemberian layanan. Selain untuk memenuhi tugas mata kuliah "Teknologi Informasi dalam BK", kami berharap blog kami dapat bermanfaat bagi pembaca sehingga pembaca dapat mendapatkan informasi dengan tepat.
SELAMAT MEMBACA..
BIDANG BIMBINGAN PRIBADI SOSIAL
A. Pengendalian Emosi

Pada dasarnya setiap manusia memiliki emosi. Emosi yang muncul bisa emosi positif atau emosi negatif. Emosi adalah ekspresi normal atas berbagai hal yang terjadi dalam hidup. Karena emosi adalah perkataan atau ungkapan perasaan yang keluar dari dalam diri seseorang, maka dari itu Anda harus mengekspresikan emosi dengan tepat.
Setiap orang pasti mempunyai tingkat emosi yang berbeda-beda, namun setiap orang dituntut untuk mampu mengendalikan emosinya dengan baik. Sayangnya, banyak sebagian orang tidak mampu mengendalikan emosinya dengan baik.
Sering kali emosi-emosi negatif seperti marah dan kecewa lebih menguasai diri Anda, sehingga Anda menjadi tidak dapat berkonsentrasi. Bahkan, Anda bisa saja melakukan hal-hal yang merugikan orang lain.
Mengekspresikan emosi secara tepat dan mengetahui cara mengendalikan emosi akan membuat Anda merasa lebih baik. Oleh karenanya, penting untuk diketahui bagaimana cara mengendalikan emosi.
Berikut ini adalah cara mengendalikan emosi yang bisa Anda coba, di antaranya:

1. Mengubah sudut pandang

Cara mengendalikan emosi ini sangat mudah untuk dilakukan. Karena pada dasarnya emosi adalah ekspresi normal terhadap sesuatu hal, Anda dapat memberi arti yang berbeda-beda terhadap suatu kejadian.
Misalnya, ketika ada 2 orang yang duduk di meja dekat Anda tertawa, mereka yang emosi negatifnya lebih besar berpandangan bahwa, orang itu sedang menertawakan Anda. Oleh karena itu, ubahlah cara berpikir Anda bahwa orang tersebut tertawa tidak ada hubungannya dengan Anda. Teknik ini disebut dengan cognitive reappraisal.

2. Mengubah fokus

Sering kali seseorang emosional karena ada rasa rendah diri (inferior). Untuk mengatasi hal itu, coba fokuskan perhatian Anda pada orang-orang yang secara status sosial/prestasi dibawah Anda.
Sadarilah keberadaan Anda saat ini, perasaan dan pikiran serta lingkungan di sekitar Anda. Ini dapat membuat Anda lebih sadar dan bersikap positif merespons segala sesuatu.
3. Mengubah situasi
Jika seseorang kecewa terhadap suatu kejadian, maka emosi negatif pasti akan muncul dalam dirinya. Contohnya, Anda sering emosional setiap kali memasak tapi masakan Anda tidak ada yang makan. Maka jalan keluarnya adalah Anda ubah masakan, misalnya dengan memasak makanan yang disukai suami/anak. Bila Anda emosional ketika sedang berdiri, cobalah duduk. Bila Anda emosional ketika sedang didalam ruangan, cobalah jalan ke halaman.

4. Jangan terburu-buru

Bila Anda termasuk orang yang emosional ketika menjalankan sesuatu dengan terburu-buru, maka usahakan buat rencana yang baik sehingga Anda tidak perlu terburu-buru menjalankan pekerjaan tertentu. Misalnya, jika Anda sering emosi bila bertemu dengan seseorang teman, maka coba jaga jarak dengan teman tersebut.
Kelola waktu dengan mengatur jadwal dan membuat rencana hal-hal yang perlu dilakukan. Perencanaan akan membantu Anda mengurangi stres.

5. Menyibukan diri dengan hobi

Menjalankan aktivitias yang membuat Anda senang dapat menciptakan emosi positif di kehidupan sehari-hari. Mengerjakan hobi yang Anda sukai membuat Anda merasa rileks dalam dunia Anda sendiri.

6. Memberi bantuan pada orang lain

Cara mengendalikan emosi ini adalah salah satu cara yang juga dianjurkan oleh banyak agama. Kegiatan memberi dapat membuat Anda senang. Memberi di sini tidak hanya diartikan dengan materi, tetapi Anda juga bisa memberikan bantuan waktu hingga memberi senyum.

7. Mempelajari hal baru

Mendapatkan kemampuan baru bisa ditempuh dengan belajar alat musik atau bahasa yang jarang Anda gunakan. Memperoleh ilmu baru dapat dapat membangkitkan kepercayaan diri dan berfungsi sebagai cara mengendalikan emosi. Selain itu, mempelajari gaya baru  dalam berhubungan seksual juga dapat mendatangkan manfaat emosional yang membuat Anda merasa lebih percaya diri.

8. Mengosongkan pikiran

Tenang dan kosongkan pikiran sejenak dengan menghela napas panjang secara teratur. Lakukan ini dengan mata terpejam dan fokuslah pada hal yang membuat Anda merasa rileks. Yoga dan meditasi dapat menjadi metode manajemen stres dan melatih Anda mengendalikan emosi.

9. Ceritakanlah pada orang lain

Mencurahkan isi hati kepada teman yang Anda percaya atau yang mengalami hal serupa akan sangat membantu mengatasi emosi yang Anda alami. Mengeluh dan tertawa bersama dapat membantu menyingkirkan rasa emosi

10. Mengubah reaksi

Cara mengendalikan emosi yang terakhir ini sangat mudah dijalankan karena emosi negatif Anda pasti terjadi karena sesuatu yang membuat Anda tidak nyaman, kuncinya adalah menemukan pemicunya. Cari tahu kenapa Anda bisa marah dan ingatkan pada diri sendiri jika amarah tidak akan memperbaiki apa-apa, dan mungkin hanya membuat segala sesuatu menjadi lebih buruk.
BIDANG BIMBINGAN BELAJAR

B. Cara menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit

1. Makan sayuran hijau
Sayuran hijau dan berdaun kaya akan vitamin yang membantu Anda menjaga diet seimbang dan mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat. Menurut sebuah peercobaan yang dilakukan pada tikus, makan sayuran criciferous, seperti brokoli, kembang kol, dan kol, dapat membantu mengirimkan sinyal kimia ke tubuh yang meningkatkan protein pada permukaan sel yang diperlukan untuk membuat kerja sistem kekebalan tubuh lebih optimal.
Dalam penelitian ini, tikus sehat yang tidak makan sayuran hijau mengalami penurunan potein permukaan sel sebesar 70-80 persen.

2. Konsumsi vitamin D

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gejala seperti pertumbuhan tulang yang buruk, masalah jantung, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Makanan yang mengandung sumber vitamin D terbaik antara lain kuning telur, jamur, ikan salmon, ikan tuna, dan hati sapi. Anda juga bisa membeli suplemen vitamin D dan pilih yang mengandung D3 (cholecalciferol), karena ini baik dalam meningkatkan kadar vitamin D dalam darah Anda.
Namun sebelum mengnsumsi suplemen, sebaiknya konsultasikan hal ini pada dokter.

3. Olahraga rutin

Tetap aktif dengan melakukan olahraga secara rutin. Anda bisa mulai dengan olahraga yang ringan seperti berjalan kaki. Olahraga dengan teratur bisa membuat Anda bugar dan langsing.
Selain itu, sebuah penelitian membuktikan bahwa olahraga teratur dapat mencegah peradangan dan penyakit kronis, mengurangi stres, serta mempercepat peredaran sel darah putih dalam melawan penyakit.

4. Minum teh hijau

Teh hijau telah dikaitkan dengan kesehatan yang baik. Manfaat kesehatan teh hijau mungkin karena tingginya tingkat antioksidan, yang disebut flavonoid. Sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Maka itu, karena mudah untuk dilakukan cara menjaga kesehatan tubuh yang satu ini sudah banyak dilakukan.

5. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup merupakan salah satu kunci dari kekebalan tubuh yang kuat. Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang tidur minimal delapan jam setiap malam selama dua minggu menunjukkan bahwa tubuh lebih kebal dari serangan virus dan kuman bakteri. Sementara, orang yang kurang dari 6 jam setiap malam akan 4 kali lebih mudah mengalami flu karena virus dibandingkan orang yang tidur 7 jam atau lebih.
Hal ini disebabkan oleh sitokin yang dilepaskan tubuh selama tidur yang lama. Sitokin adalah sejenis protein yang membantu tubuh melawan infeksi dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

6. Kelola stres Anda

Stres sudah terbukti dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat orang menjadi mudah terserang penyakit.
Kortisol membantu melawan peradangan dan penyakit. Pelepasan hormon secara konstan pada orang yang mengalami stres kronis ternyata dapat mengurangi kemampuan hormon tersebut.
Hal ini dapat mengakibatkan tubuh mengalami peradangan dan rentan terhadap penyakit. Jadi salah satu cara menjaga kesehatan tubuh yang tepat adalah dengan mengendalikan stres. Anda bisa coba lakukan latihan yoga atau meditasi untuk mengendalikan atau menghilangkan stres.

7. Bersosialisasi dengan orang disekitar

Rasa kesepian sering dikaitkan sebagai pemicu dari beberapa penyakit, terutama pada orang yang baru sembuh dari operasi jantung.
Penelitian yang diterbitkan dalam American Psychological Association menunjukkan bahwa isolasi sosial dapat meningkatkan stres, yang memperlambat respon kekebalan tubuh dan kemampuan untuk menyembuhkan dengan cepat.

8. Menjaga kebersihan

Cara menjaga kesehatan lainnya adalah dengan menjaga kebersihan diri maupun lingkukan sekitar. Dengan begitu, Anda terhindar dari serangan berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa cara menjaga kebersihan yang baik:
·  Mandi setiap hari
·  Cuci tangan Anda sebelum makan atau menyiapkan makanan, dan setelah makan.
· Cuci tangan Anda sebelum memasukkan lensa kontak atau melakukan aktivitas lain yang membuat Anda bersentuhan dengan mata atau mulut.
·  Cuci tangan Anda selama 20 detik dan gosok di bawah kuku jari Anda.
· Tutup mulut dan hidung Anda dengan tisu saat batuk atau bersin.

9. Coba konsumsi probiotik

Peneltian menunjukan bahwa orang yang mengalami stres yang mendapat probiotik, mengalami sakit dalam jangka waktu yang lebih sedikit.

10. Hindari alkohol

Penelitian menunjukan bahwa minum alkohol dapat merusak sel dendritik, yaitu komponen penting dari sistem kekebalan tubuh. Seiring berjalannya waktu, sering minum alkohol dapat meningkatkan seseorang terhadap infeksi bakteri dan virus.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam di Journal Clinical and Vaccine Immunology membandingkan sel dendritik dan respon sistem kekebalan tubuh pada tikus yang diberi alkohol dengan yang tidak diberi alkohol.
Alkohol menekan kekebalan pada tikus sampai tingkat yang berbeda-beda. Dokter mengatakan bahwa penelitian ini membantu menjelaskan mengapa vaksin kurang efektif untuk orang dengan kecanduan alkohol.

BIDANG BIMBINGAN KARIR

C. PERENCANAAN KARIR MASA DEPAN
   

                                                
1. Arti dan Pentingnya Perencanaan Karir
Memperoleh karir atau pekerjaan yang layak dan sesuai harapan, merupakan salah satu aspek  terpenting dalam kehidupan manusia yang sehat, di mana pun dan kapan pun mereka berada. Betapa orang akan merasa sangat susah dan gelisah jika tidak memiliki pekerjaan yang jelas, apalagi kalau sampai menjadi penganggur. Demikian pula banyak orang yang mengalami stres dan frustrasi dalam hidup ini karena masalah pekerjaan. Menggapai karir yang gemilang tidak didapatkan hanya dengan melewati proses semalam. Ia membutuhkan kerja keras, aktualisasi diri yang mendalam, dan kemauan untuk terus belajar.
Seorang professional yang berhasil dalam karirnya adalah ia yang telah merintisnya sejak muda. Para praktisi SDM mengatakan, ”Orang yang berhasil pada umumnya akan melakukan analisa serta mengetahui apa yang menjadi tujuan karirnya, apa rencana serta tindakan yang diambil untuk mencapai karir yang diharapkan”.
a. Pengertian Karir
Pekerjaan tidak serta merta merupakan karier. Kata pekerjaan (work, job, employment) menunjuk pada setiap kegiatan yang menghasilkan barang atau jasa, sedangkan kata karier (career) lebih menunjuk pada pekerjaan atau jabatan yang ditekuni dan diyakini sebagai panggilan hidup, yang meresapi seluruh alam pikiran dan perasaan seseorang, serta mewarnai seluruh gaya hidupnya. Pada dasarnya yang dimaksud dengan karir adalah suatu pilihan profesi atau pekerjaan yang menjadi tujuan bagi seorang individu. Karir juga dapat diartikan sebagai perkembangan dari perjalanan kehidupan kerja seseorang yang digeluti secara serius dan ditingkatkan semaksimal mungkin. Karir tertiggi (puncak karir) tidak dapat dicapai secara instant, melainkan harus dengan perencanaan matang. Cara yang paling efektif untuk meniti karir adalah dengan menggali bakat atau potensi sedini mungkin. Masa remaja merupakan saat yang paling tepat untuk meniti karir yakni dengan mengenal bakat dan minat yang dimilikinya. Sehingga nantinya seseorang tersebut tidak hanya akan berhasil meniti karir tersebut dengan sempurna, melainkan juga menggapainya dengan optimal.
b. Apakah perencanaan karir itu ?
Perencanaan karir adalah suatu aktivitas atau kegiatan yang dilakukan secara terarah dan terfokus demga berdasar pada potensi (minat, bakat, keyakinan, nilai-nilai) yang kita miliki untuk mendapatkan sumber penghasilan yang memungkinkan kita untuk maju dan berkembang baik secara kualitas (hidup) maupun kuantitas (kesejahteraan). Sesunguhnya dalam perencanaan karir ini yang ditekankan bukan hanya pada pekerjaan apa yang nantinya kita peroleh, tetapi pada persiapan-persiapan yang kita lakukan. Salah satun persiapan yang sangat penting adalah memilih pendidikan dan keterampilan yang akan dikembangkan. Misalnya kalau saat ini kita berada di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) maka kita nantinya harus bisa menentukan kira-kira jurusan apa yang akan dipilih IPS, Bahasa, atau IPA. Oleh karena itu poin-poin penting dalam Perencanaan meliputi hal-hal sebagai berikut :
1.    Menyadarkan diri sendiri terhadap peluang-peluang, kendala-kendala, pilihan-pilihan, dan konsekuensi yang akan dihadapi.
2.    Mengidentifikasi tujuan-tujuan hidup terutama yang berkaitan dengan karir,
3.    Penyusunan program pendidikan, keterampilan dan pengalaman-pengalaman yang bersifat pengembangan dalam meraih tujuan karir.
2. Langkah-Langkah Dalam Merencanakan Karir
Berikut langkah-langkah dalam merencanakan karir, antara lain :
1. Mengembangkan rencana karir. Pikirkanlah mengenai apa yang akan kita lakukan dan langkah-langkah strategis apa yang dibutuhkan untuk melakukan hal-hal yang kita inginkan.
2. Tinjaulah bakat atau kemampuan serta minat yang kita miliki. Pikirkan secara serius dan mendalam hal-hal yang kita sukai, mampu kita kerjakan dengan baik, serta nilai-nilai yang kita yakini kebenarannya.
3.  Cobalah mencari tahu jenis-jenis karir atau pekerjaan yang mendekati dengan diri kita, yaitu sesuai bakat serta minat yang kita miliki, latar belakang pendidikan, kondisi kerja serta lingkungan yang kita harapkan, serta hal-hal lain yang akan memberikan kejelasan arah dan fokus karir/pekerjaan kita.
4. Selanjutnya, bandingkanlah keterampilan dan minat yang kita miliki dengan jenis karir atau pekerjaan yang akan kita pilih. Jadi karir atau pekerjaan yang paling sesuai dan dekat dengan diri kita sangat mungkin menjadi karir atau pekerjaan kita di masa depan.
5. Kembangkanlah tujuan karir/ pekerjaan yang kita pilih. Hal ini akan menjadi panduan yang sangat penting bagi kita untuk menyusun langkah-langkah strategis selanjutnya.
6. Ikutilah pendidikan atau pelatihan yang mendekatkan kita dengan tujuan karir atau pekerjaan yang telah kita buat.
7. Hal penting yang tidak boleh dilewatkan adalah masalah keuangan. Kita mungkin akan berfikir mengenai sumber-sumber dan besarnya uang yang kita butuhkan untuk mewujudkan karir kita.
8.  Cobalah minta nasehat dari beberapa sumber yang anda yakini dapat membantu anda memberikan penjelasan dan arahan megenai karir/pekerjaan pilihan anda.

3. Rumus dalam Memilih Karir
Richard leider, seorang konsultan karir dari Amerika Serikat, memiliki rumus moderen yang dapat mengkalkulasikan bagaimana kita dapat mewujudkan rencana karir di masa depan degan eektif dan gemilang. Rumus yang dimilikinya adalah sebagai berikut.

Karier = T + 2P + E + V
         : Talent / Bakat
2P        : Passion dan Purpose
         : Environment
        : Vision

T  yang berarti talent atau bakat.
Untuk mengetahui arah karir dan profesi yang cocok untuk kita jalani dimasa depan, cobalah mendeteksi apa saja kelebihan dan kelemahan yang kita miliki.

2P yaitu Passion dan Purpose, atau keinginan dan tujuan.
Maksudnya, dalam meilih sebuah karir, diperlukan adanya gairan atau keinginan yang kuat untuk menggapai karir tersebut dengan maksimal. Selain itu, dibutuhkan pula tujuan dan arah yang jelas, agar pencapaian karir dimasa depan tidak salah arah. Kedua elemen ini membutuhkan kerja keras dan pengenalan diri yang mendalam agar tujuan karir yang akan dicapai dapat diarahkan dengan benar.
E atau Environment (lingkungan).
Masa remaja merupakan fase dimana kita sangat membutuhkan lingkungan sekitar untuk dapat mengembangkan kepribadian dan emosi. Lingkungan sekitar kita dapat berupa lingkungan keluarga, sekolah, atau tempat bermain. Dalam lingkungan sekitar, seseorang dapat mengasah bakat dan minatnya sedemikian rupa sehingga dapat menggapai karir yang direncanakan. Lingkungan sekitar menjadi tempat belajar dan aktualisasi diri. Oleh karena itu, pilihlah selalu lingkungan yang positif, sehingga kita tidak akan terjerumus kedalam hal-hal yang justru akan dapat menghambat karir kita dimasa depan.
V atau Vision yang berarti pandangan (visi).
Leider melihat bahwa dengan menerapkan pola visioning atau memandang jauh ke masa depan, kita akan dapat mengetahui bentuk-bentuk karir yang akan dicapai. Untuk menciptakan sebuah visi yang baik, langkah pertama adalah menggali potensi diri dan membuat perencanaan bagaimana memanfaatkan potensi tersebut untuk meraih karir yang dicita-citakan.
Wassalamualaikum..

DAFTAR PUSTAKA
Rudi M. dkk 2004. Bimbingan Pribadi-Sosial, Belajar dan Karir Petunjuk Praktisi Diri Sendiriuntuk Siswa Smp dan Smu.Jakarta : PT Grasindo
1.  Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMA-MA kelas 10, Yogyakarta, Paramitra Publishing




BIDANG BIMBINGAN DALAM BK

Assalamualaikum.. Bimbingan dan konseling merupakan bantuan yang diberikan kepada seseorang yang profesional terhadap seseorang berupa b...